Urgensi Belajar Sejarah


Imam As-Sakhawi Rahimahullah menulis sebuah kitab khusus untuk menjelaskan urgensi dan menyanggah orang-orang yang meremehkan dan mengecilkan arti penting ilmu sejarah Islam. Kitab beliau itu berjudul “Al-I’lanu bit Taubikhi lim Dzamat Tarikh” (Mengumumkan celaan terhadap orang-orang yang meremehkan sejarah)

Faidah ini didapat dari artikel Ustadz Abdullah Taslim, MA yang berjudul Pentingnya Belajar dari Sejarah (majalah As-Sunnah edisi 7 thn XV)

*****

Dalam novelnya Ketika Cinta Bertasbih (hal 243), Habiburrahman El Shirazy menuliskan dialog antara Furqon dan Fujita. Ketika itu Furqon ditanya latar belakang ketertarikannya menekuni sejarah. Ia pun menjawab,

“Sejarahlah yang memberitahu kepada kita siapa sebenarnya kedua orang tua kita. Siapa nama kakek nenek kita. Sejarah jugalah yang memberitahu kepada kita tempat dan tanggal lahir kita. Sejarah juga yang akan memberitahukan kepada generasi mendatang bahwa mereka ada sebab kita lebih dulu ada. Jika mereka maju, maka sejarah yang akan memberitahukan kepada mereka bahwa kemajuan yang mereka capai tidak lepas dari keringat kita dan orang-orang yang lebih dulu ada. Orang yang tidak memperhatikan sejarah masa lalu sangat memungkinkan jatuh ke dalam lubang yang sama dua kali, bahkan mungkin berkali-kali. Dan itu sungguh suatu kecelakaan yang pasti sangat menggelikan. Kira-kira itulah jawaban sederhana atas pertanyaan Anda, Nona Fujita.”

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s