Ada Aku di Ibukota Negara


 

Sebenarnya tak pernah terbayang jika harus berangkat ke ibukota negara secepat ini. Namun, demikianlah kehidupan yang rodanya berputar tak terkira.

Semua itu berawal dari penantianku menunggu informasi dari Kedubes atau Depag (entahlah aku tak tahu siapa yang menjadi mas’ul).

Sebagaimana yang aku dapatkan dari web resmi Dirjen Pendidikan Tinggi Agama Islam (DITPERTAIS), bahwa Univertas Islam tertua di muka bumi mengadakan penerimaan mahasiswa baru.

Maka aku pun mengurus segala hal yang berkaitan untuk pendaftarannya. Dalam hal ini, aku berterima kasih kepada ustadz Ali Wafa yang membantu membuat surat pengajuan dan CV sebagai persyaratan pendaftaran. Akhirnya kukirim juga berkas-berkasku via faks.

Tanggal 10 Mei 2009 (hari Ahad), aku menanti pengumuman siapa sajakah yang berhak untuk ikut ujian. Namun tiada kabar.

Tanggal 11 dan 12 Mei 2009, aku masih rutin ke warnet untuk mencari perkembangan terbaru. Namun nihil.

Tanggal 13 Mei 2009 (hari Rabu), aku tidak ke warnet. Aku memprediksi mungkin belum keluar. Ternyata malam harinya aku dikabari bahwa aku harus segera ujian di Jakarta.

Tanggal 14 Mei 2009 (hari Kamis), aku ke warnet untuk memastikan informasi yang aku dapatkan malam sebelumnya. Dan benar, ternyata Kedubes telah mengadakan konferensi pers pada tanggal 12 Mei 2009, tentang beasiswa tersebut.

Aku pun mempersiapkan segalanya, mulai dari memastikan kebenaran berita dengan menelpon kedubes, menanyakan kesiapan Doni sebagai pemandu perjalanan, dan ke Ust Afif untuk channel yang dapat dihubungi di Jakarta. Bismillah aku berangkat.

Berangkat sore hari dengan KA Gajayana yang ber-AC, kami pun (aku dan Doni) sampai di Jakarta keesokan harinya (15 Mei 2009).

Setelah bersih diri dan sedikit persiapan, kami beranjak ke Kedubes di Jakarta Pusat. Sesampainya, aku pun langsung ujian tulis dan lisan. Setidaknya ada dua hal yang berkesan selama di kedubes..

Selesai ujian, kami beranjak untuk sholat Jumat. Setelah mencari-cari lokasi Jumatan yang pas, akhirnya terpilihlah Masjid Istiqlal. Pada saat itu yang bertindak selaku khatib adalah Aa’ Gym. Assalamu’alaikum Aa’..

Setelah itu pulang ke rumahnya Doni di Jakarta Timur. Hmm, capek..

Malamnya rencananya mau ke radio Rodja untuk mengikuti kajian bahasa Arab yang diasuh Ustadz Hamzah. Di perjalanan kami mendapat kabar ternyata beliau berhalangan hadir. Akhirnya balik kanan. Pulang.

Sabtu, 16 Mei 2009. Berangkat ke tempat kajian ustadz Abdul Hakim di dekat Gajah Mada. Di sana ketemu Riszkhy (mokleters angkatan 14). Maklum sudah janjian..

Setelah itu mampir ketemu Yayan (mokleters angkatan 14 juga) di kantornya, Easysoft. Lalu singgah sebentar ke Maktabah Asy-Syuruq Ad-Daulah, toko buku yang menjual buku-buku berbahasa Arab cetakan Mesir. Lalu pulang.

Sorenya sholat Maghrib di Masjid Istiqlal. Sengaja sholat di sini karena janjian dengan Andrik (mokleters angkatan 12), sobat yang pernah kukenal sebelumnya. Akhirnya ketemu juga mas, hehe.. Akhirnya ngobrol deh setelah kurang lebih 3 tahun tak bersua. Alhamdulillah.

Setelah sholat Isya, ngobrolnya lanjut sebentar. Tapi bertambah satu orang lagi yang ikutan. Riszkhy nongol. Akhirnya berpisah deh.

Pulangnya Doni, mengajak makan malam di Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih yang masyhur . Ba’da dzalika roja’na ila baiti Doni.

Hari Ahad, 17 Mei 2009. Ke Depok untuk berkunjung ke sahabatnya Doni. His suhu and his grand master, kama qola Doni. Yaitu mas Izzatulloh, Lc (alumni Al-Azhar) dan mas Rachmat Morado, Lc, MA (alumni Al-Azhar dan Maroko). Salam kenal mas.. . Malam harinya rencana mau tidur di Patria Park Apartment, namun urung karena kuncinya ketinggalan. Wah sayang sekali.

Tanggal 18 Mei 2009. Pulang sorenya. Pengalaman hari ini adalah naik busway, walah-walah . Selamat tinggal ibukota…

 

Thanks to..

  • Keluarga besarku

  • Ust Afif

  • Mr. Fathi

  • Doni dan keluarganya di Jaktim

  • Adek-adek SMK Telkom di Jakarta yang telah welcome, Andrik, Riszkhy, Yayan, dan Ratih Ana

  • Mas Rachmat dan mas Izzat

  • Penjual pecel lele dan lalapan bebek

  • Ikhwah Markaz Da’wah. Afwan saya tinggal 4 hari..

  • Sobat Al-Manar dan Geng Solehah di Manarul Islam. Terima kasih doanya agar saya diberikan yang terbaik.

  • Dll

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s