Ilmu Sebatas Lisan


Imam Hasan Al-Bashri pernah mengatakan bahwa ilmu ada dua:

Pertama, ilmu yang merasuk ke dalam hati. Inilah yang dinamakan sebagai ilmu yang bermanfaat.

Kedua, ilmu yang sebatas di lisan. Inilah yang kelak menjadi hujjatan ‘alaihi—saksi pemberat di hari Kiamat.

Semoga Allah senantiasa merahmati dan menganugrahkan ilmu yang bermanfaat. Ilmu yang berbuah amal sholeh, yang ikhlas semata untuk menggapai ridho-Nya, serta menghapus kebodohan diri dan orang sekitar kita. Allahumma Amin

(Inspirasi kajian kitab Rakaaiz ad-Dakwah Illallah bersama Ustadz Zainal Abidin Syamsuddin, file ke 4)

2 thoughts on “Ilmu Sebatas Lisan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s