Mahalnya Sebuah Hidayah


Mahalnya Sebuah Hidayah

Oleh Abdurrahman HRD

Tahukah anda dengan dua buah buku yang berjudul “Mu’jamul Mufahras li Alfazhil Hadits” dan “Qamus Al-Munjid”? jika anda da’i yang memiliki pengetahuan tentang bahasa Arab tentulah tahu dua buku tersebut.

Tapi tahukah anda, bahwa dua buku itu ditulis oleh penulis non muslim? Padahal untuk menyusun “Mu’jamul Mufahras li Alfazhil Hadits” mengharuskan sang penulis untuk membaca kitab-kitab hadits semisal Shohih Bukhari, Shohih Muslim dan yang lainnya, yang belum pernah dan belum tentu kita membacanya. Tapi sang penulis itu telah membacanya.

Bagaimana pula dengan “Qamus Al-Munjid”, yaitu kamus yang berisi mufrodat (kosakata) bahasa Arab. Sang penulis telah berjuang untuk menyusunnya. Namun sayang, dia tidak masuk Islam. Padahal kamus tersebut memberikan manfaat yang sangat berarti bagi kaum muslimin.

Dari sinilah kita ketahui bahwa hidayah adalah mahal harganya. Tidak setiap yang mengenal kebenaran Islam bisa dipastikan masuk ke dalam agama Islam ini. Oleh karenanya sangatlah zholim bila kita tidak mensyukuri nikmat yang paling agung ini.

Dari sini pula dapatlah kita ambil ibroh sebagai berikut:

  1. Tidak setiap manusia yang mengenal kebenaran Islam akan masuk ke dalam Islam.
  2. Hidayah adalah mahal harganya.
  3. Janganlah seperti keledai yang membawa kitab tebal-tebal dan banyak, namun apa yang dibawa tidak memberikan manfaat baginya.
  4. Hikmah (kebijaksanaan) adalah harta orang mukmin yang hilang. Di mana saja ditemukan, maka ia akan mengambil dan memungutnya.

Wallahu a’lam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s