Kitab Fiqih Untuk Pemula


Jika ingin serius mempelajari ilmu fiqih maka sudah semestinya kita mengetahui kitab fiqih apa yang cocok untuk dipelajari. Kitab fiqih yang kami maksud adalah kitab yang membahas hukum-hukum syar’i yang membahas semua bab fiqih yang biasanya dimulai dari bab thaharah hingga bab terakhir. Dan dalam belajar fiqih tentu seseorang harus melakukannya secara bertahap, tidak langsung melahap kitab-kitab fiqih yang tebal dan rumit. Namun dimulai dari yang paling mudah lalu yang mudah.

Tahap Pertama

Di tahap pertama bagi seorang pemula sebaiknya memulai dengan mempelajari kitab-kitab fiqih yang berupa matan-matan ilmu fiqih. Disebut matan karena penulis kitab meringkas pembahasan fiqih menjadi bait-bait nazham atau rangkaian kalimat-kalimat yang ringkas. Tentu dengan demikian, pemula dapat mudah mengingat hukum-hukum fiqih dari para ulama.

Kitab-kitab tersebut diantaranya:

  1. Minhajus Salikin (منهج السالكين), karya Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di rahimahullah (wafat 1376H).
  2. Al Ghayatu Wat Taqrib (الغاية والتقريب)  atau dikenal dengan Matan Abi Syuja’ (متن أبي شجاع), karya Ahmad bin Al Husain bin Ahmad Al Asfahani Asy Syafi’i atau dikenal dengan Abu Syuja’ rahimahullah (wafat 593H).
  3. Matan Az Zubad (متن الزبد), karya Ahmad bin Ruslan Asy Syafi’i rahimahullah.
  4. ‘Umdatul Fiqhi (عمدة الفقة), karya Abdullah bin Ahmad bin Qudamah Al Maqdisi rahimahullah (wafat 620H).
  5. Zaadul Mustaqni Fi-khtisharil Muqni’ (زاد المستقنع في اختصار المقنع), karya Al Hijawi Al Hambali rahimahullah (wafat 968H).
  6. Akhsharul Mukhtasharat (أخصر المختصرات), karya Muhammad bin Badrudin bin Balban Ad Dimasqi atau dikenal dengan Ibnu Badran atau Ibnu Balban Al Hambali rahimahullah (wafat 1083H).
  7. Ad Durarul Bahiyyah Fil Masa-il Fiqhiyyah (الدرر البهية في المسائل الفقهية), karya Imam Asy Syaukani rahimahullah (wafat 1255H).
  8. Jami’ul Ummahat (جامع الأمهات), karya Ibnul Hajib Al Maliki rahimahullah (wafat 646H).

Tahap Kedua

Di tahap kedua pemula mulai mempelajari kitab-kitab fiqih yang lebih tebal dan lebih luas pembahasannya, menyebutkan dalil-dalil yang lebih rinci, namun tidak atau sedikit menyebutkan khilaf-khilaf.

Kitab-kitab tersebut diantaranya:

  1. Al Wajiz Fi Fiqhis Sunnati Wal Kitabil ‘Aziz (الوجيز في فقه السنة والكتاب العزيز) karya Syaikh ‘Abdul ‘Azhim Al Badawi hafizhahullah.
  2. Al Mulakhash Al Fiqhi (الملخص الفقهي), karya Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan hafizhahullah.
  3. Fiqhus Sunnah (فقه السنة) karya Sayyid Sabiq rahimahullah namun dibarengi dengan kitab Shahih Fiqhis Sunnah Fit Ta’liqi ‘Ala Fiqhis Sunnah (تمام المنة في التعليق على فقه السنة), karya Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani rahimahullah (wafat 1420H).
  4. Shahihu Fiqhis Sunnah Wa Adillatuhu Wa Taudhihu Madzabihil A-immah (صحيح فقه السنة وأدلته وتوضيح مذاهب الأئمة), karya Syaikh Abu Malik Kamal bin As Sayyid Salim hafizhahullah (murid senior Syaikh Musthafa Al ‘Adawi).
  5. Al Ikhtiyarat Al Fiqhiyyah (الاختيارات الفقهية), yang merupakan kumpulan fatwa dan tulisan Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah yang disusun menjadi sebuah buku dengan klasifikasi pembahasan seperti kitab fiqih oleh Syaikh Khalid bin Su’ud Al ‘Ajmi.
  6. Al Ikhtiyarat Al Fiqhiyyah Lil Imam Al Albani (الإختيارات الفقهية للإمام الألباني), demikian juga kitab ini, merupakan kumpulan fatwa dan tulisan Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani rahimahullah yang dikumpulkan oleh Syaikh Ibrahim Abu Syadi.
  7. Fiqhus Sunnah Al Muyassar (فقه السنة الميسر), karya Syaikh Abdullah bin Muhammad Al Muthlaq hafizhahullah.
  8. Al Fiqhul Muyassaru Fi Dhauil Kitabi Was Sunnati (الفقه الميسر في ضوء الكتاب والسنة), yang disusun oleh percetakan Mushaf Majma Malik Fahd Saudi Arabia.

Tahap Ketiga

Di tahap ketiga, pemula mulai mempelajari kitab-kitab fiqih yang lebih tebal berisi perbandingan madzhab, yang di dalamnya menyebutkan khilaf-khilaf serta pembahasan dalil, serta tarjih dari penulis kitab.

Kitab-kitab tersebut diantaranya:

  1. Asy Syarhul Mumthi’ ‘Ala Zadil Mustaqni’ (الشرح الممتع على زاد المستقنع), karya Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah (wafat 1421H).
  2. Ad Darari Al Mudhi-ah Syarhud Duraril Bahiyyah (الدراري المضيئة شرح الدرر البهية), karya Imam Asy Syaukani
  3. Syarhu Umdatil Fiqhi (شرح عمدة الفقه), karya Syaikh Abdullah bin Abdil Aziz Al Jibrin rahimahullah.
  4. Al Mughni Fil Fiqhil Hambali (المغني في الفقه الحنبلي), karya Abdullah bin Ahmad bin Qudamah Al Maqdisi rahimahullah (wafat 620H). Walaupun demikian judulnya namun kitab ini banyak merinci khilaf-khilaf diantara madzhab-madzhab.
  5. Al Majmu’ Syarhul Muhadzab (المجموع شرح المهذب), karya Imam An Nawawi rahimahullah.
  6. Al Mausu’ah Al Fiqhiyyah Al Kuwaitiyyah (الموسوعة الفقهية الكويتية), yang disusun oleh beberapa ulama di bawah Kementerian Agama Kuwait.

Demikian beberapa rekomendasi kitab sependek dan sebatas ilmu yang kami miliki. Tentu jangan dikira kami sudah membaca tuntas atau menguasai semua kitab di atas, sangat-sangat-sangat sedikit sekali yang baru kami baca dari yang ada di atas ini. Tentu masih banyak kitab-kitab fiqih dari para ulama yang mudah dan bagus untuk dipelajari, jika pembaca sekalian memiliki faidah dalam hal ini jangan sungkan untuk menuliskannya di kolom komentar. Jazaakumullahu khayr.

Sumber: http://kangaswad.wordpress.com/2013/12/20/kitab-fiqih-untuk-pemula/

Advertisements

Daftar Isi Buku “Hukum Fikih Seputar Al-Quran”


hukum_fikih_seputar_al_quran_b

Penulis : Dr Ahmad Salim

Deskripsi : 480 hal, 17,5 x 24,5 cm (HC)

Penerbit : Ummul Qura’ (Aqwam Group)

 

Berikut daftar isinya:

BERSUCI UNTUK MEMBACA AL-QUR’AN

Bersuci Sebelum Membaca Al-Qur’an

  • Membaca Al-Qur’an Bagi Yang Berhadats
    • Membaca al-qur’an secara hafalan bagi yang berhadts kecil
    • Membaca al-qur’an bagi perempuan yang istihadhah
    • Membaca al-qur’an bagi orang junub dan perempuan haid
    • Membaca satu ayat atau penggalan ayat Al-Qur’an bagi orang junub dan perempuan haid
    • Membaca al-qur’an di kamar mandi, wc, dan memasukinya sambilmembaca al-qur’an
      • Membaca al-qur’an di kamar mandi
      • Membaca mushaf ke kamar mandi
      • Membaca al-qur’an di wc
      • Membaca mushaf di wc
      • Membaca al-qur’an bagi orang yang bertayamum

BERSUCI SEBELUM MENYENTUH MUSHAF AL-QUR’AN

  • Hukum orang yang berhadats menyentuh Al-Qur’an
  • Hukum orang yang berhadast menyentuh kitab yang memuat ayat Al-Qur’an
    • Menyentuh kitab tafsir
    • Menyentuh kitab hadits, fikih, dan lainnya
    • Hukum orang yang berhadats menyentuh uang atau pakaian yang bertuliskan ayat Al-Qur’an
    • Hukum orang yang berhadats menyentuh terjemah Al-Qur’an
    • Hukum anak kecil berhadats menyentuh mushaf mushaf atau lembaran yang bertuliskan ayat Al-Qur’an  untuk belajar
    • Hukum orang yang bertayamum menyentuh mushaf
    • Hukum orang yang berhadast membawa mushaf
    • Hukum musafir kenegeri kafir dengan membawa mushaf

MEMBACA AL- QUR’AN DALAM SHALAT 

Hukum Membacal Al-Qur’an Dalam Shalat

  • Membaca Al- Qur’an dalam shalat
  • Membaca Al-Qur’an pada setiap rakaat

 Membaca Al-fatihah dan Ayat Lain Sesudahnya Bagi Imam, Makmum, dan Munfarid

  • Membaca Al- Qur’an dengan bacaan yang tidak mutawatir
  • Membaca Al-Qur’an dengan selain bahasa arab
  • Membaca Al-Qur’an dengan urutan surat  yang terbolak balik
  • Membaca Al-Qur’an dengan urutan ayat yang terbolak balik
    • Membaca ayat-ayat Al-Qur’an secara tidak urut dalam dua rakaat
    • Membaca Al-Qur’an pada saat rukuk, sujud, dan duduk

Membaca Al-Fatihah Dan Sesudahnya Bagi Imam

  • Bacaan yang di-sirr-kan dan di-jahr-kan
  • Kadar jahr dan sirr
  • Jahr dan sirruntuk yang dikerjakan tidak pada waktunya
  • Hukum imam salah baca syakal (harakat) ayat  Al-Qur’an
  • Hukum imam imam yang tidak dapat melafalkan sebagian huruf hijaiyah
  • Hukum imam gagap

Membaca Al-Fatihah Sesudahnya Bagi Makmum

  • Membaca Al-Fatihah dan surat lain sesudahnya dalam shalat jahr
  • Membaca Al-Fatihah dan sesudahnya dalam shalat sir
  • Jika berpendapat Al-Fatihah wajib bagi makmum
  • Jika berpendapat Al- Fatihah tidak wajib bagi makmum
  • Mengingatkan bacaan imam yang keliru atau lupa suatu ayat
    • Men-jahr-kan bacaan bagi makmum

Membaca Al-Fatihah Dan Sesudahnya Bagi Munfarid (Orang Yang Mengerjakan Shalat Sendiri)

  • Men-jahr-kan bacaan bagi laki-laki
  • Men-jahr-kan bacaan bagi perempuan

Membaca Isti’adzah Dan Basmalah Ketika Membaca Al-Fatihah Dalam Shalat

  • Hukum membaca isti’adzah  ketika  membaca al-fatihah  dalam shalat
    • Hukum isti’adzah
    • Sifat isti’adzah
    • Mengeraskan isti’adzah ketika shalat jahr
    • Wakti membaca isti’adzah
    • Mengulang isti’adzah di setiap rakaat
    • Hukum basmalah untuk membaca al-fatihah dalam shalat
    • Hukum basmalah
    • Mengeraskan bacaan basmalah dalam shalat jahriyah
    • Mengulangi bacaan basmalah ketika membaca Al-Fatihah dalam shalat

Hukum-Hukum Membaca Al-Fatihah Dalam Shalat

  • Hukum membaca Al-Fatihah dalam shalat bagi imam dan munfarid (orang yang shalat sendirian)
  • Pertama, perbedaan pendapat fuqoha tentang hukum membaca Al-Fatihah dalam shalat bagi imam dan munfarid
  • Kedua, batasan minimal surat yang harus dibaca menurut fuqoha seperti fuqoha madzab Hanafi, sebagian Maliki, dan Ahmad yang berpendapat bahwa Al-Fatihah bukan merupakan rukun shalat
    •  Hukum mengulangi Al-Fatihah dalam satu rakaat
    • Mengucapkan Amin setelah Al-Fatihah dalam shalat
      • Hukum membaca Amin setelah Al-Fatihah dalam shalat
      • Mengeraskan bacaan Amin dalam shalat jahr
      • Waktu membaca Amin setelah Al-Fatihah bagi makmum bersama imam menurut pendapat yang mengatakan sunnahnya membaca Amin dengan keras
      • Hukum orang yang tidak mampu membaca Al-Fatihah dalam shalat
        • Tidak mampu membaca sebagian Al-Fatihah, tetapi bisa membaca sebagian ayat yang lain
        • Mampu membaca surat Al-Fatihah  dan ayat yang lain
        • Tidak mampu membaca surat Al-Fatihah tapi bisa membaca surat yang lainya
          • Yang wajib dibaca oleh orang yang shalat
          • Kadar bacaan yang harus dibaca sebagi ganti Al-Fatihah
          • Kadar bacaan yang di akui menurut fuqoha’ yang berpendapat  wajibnya mengganti Al-Fatihah dengan bacaan setara denganya
          • Tidak mampu membaca Al-Fatihah  sama sekali, dan tidak mampu membaca surat yang lainya
            • Apakah dia harus membaca dzikir atau diam?
            • Zikir apa saja yang harus dibaca menurut pendapat yang mewajibkanya
            • Kadar zikir menurut fuqoha yang mewajibkan membaca zikir
            • Kadar berhenti menurut pendapat yang tidak mewajibkan membaca zikir
            • Tidak mampu membaca sama sekali, baik Al-Fatihah, surat dalam Al-Qur’an maupun zikir
      • Membaca Al-Fatihah setelah rukuk pertama dalam shalat kusuf (gerhana matahari)
      • Membaca Al-Fatihah dalam shalat jenazah

Hukum-Hukum Yang Berlaku Untuk Imam, Makmum, Dan Munfarid (Orang Yang Shalat Sendirian)

  • hukum membaca Al-Qur’an setelah Al-Fatihah
    • hukum membaca A-Qur’an setelah Al-Fatihah pada dua rakaan pertama dalam shalat lima waktu.
    • Hukum membaca Al-Qur’an setelah Al-Fatihah setelah dua rakaat terakhir dalam shalat yang empat rakaat dan rakaat terakhir dalam shalat yang tiga rakaat.
    • Kadar bacaan setelah Al-Fatihah dalam shalat lima waktu
      • Al-Mufasshal
      • Batasan Al-Mufasshal
      • Bacaan Al-Qur’an paling minim yang harus dibaca setelah Al-Fatihah dalam shalat
      • Bacaan yang di sunnahkan dalam shalat Dhuhur
      • Bacaan yang di sunnahkan dalam shalat Asyar
      • Bacaan yang di sunnahkan dalam shalat Maghrib
      • Bacaan yang di sunnahkan dalam shalat Isya’
      • Bacaan yang di sunnahkan dalam shalat Fajar (Shubuh)
        • Kadar bacaan yang di sunnahkan dalam shalat Fajar
        • Bacaan yang disunnahkan dalam shalat Fajar pada hari Jum’at
      • Hukum membaca sebagian surat setelah Al-Fatihah dalam satu rakaat
      • Hukum membaca lebih dari satu surat setelah Al-Fatihah dalam satu rakaat
      • Mengulang bacaan surat setelah Al-Fatihah dalam shalat
        • Hukum mengulangi satu surat setelah al-Fatihah dalam satu rakaat
      • Hukum mengulang satu surat setelah Al-Fatihah dalam dua rakaat atau lebih
      • Hukum memanjangkan bacaan setelah Al-Fatihah pada rakaat pertama melebihi bacaan pada rakaat kedua
      • Membaca Al-Qur’an dengan melihat Mushaf dalam shalat

Hukum-Hukum Khusus Imam Tentang Bacaan Setelah Al-Fatihah

  • Waktu diamnya imam dalah shalat jahriyah
    • Diamnya imam di antara takbiratul ihram dan Al-Fatihah
    • Diamnya imam setelah Al-Fatihah dan sebelum Amin
    • Diamnya imam di antara Al-Fatihah dan surat
    • Diamnya imam setelah bacaan Al-Qur’an dan sebelum rukuk
    • Bacaan dalam dua khutbah dan shalat Jum’at
      • Bacaan dalam dua khotbah Jum’at
        • Hukum Al-Qur’an dalam dua khotbah Jum’at
        • Kadar minimal bacaan Al-Qur’an dalam dua khutbah Jum’at.
        • Bacaan dalam shalat Jum’at
          • Bacaan surat yang disunnahkan dalam shalat Jum’at
          • Mengeraskan bacaan Al-Qur’an dalam shalat Jum’at
      • Bacaan setelah Al-Fatihah dalam dua shalat Id
        • Bacaan yang disunnahkan dalam dua shalat Id
        • Mengeraskan bacaan dalam dua shalat Id
      • Bacaan setelah Al-Fatihah dalam shalat gerhana
        • Ketentuan bacaan yang dibaca setelah Al-Fatihah dalam shalat gerhana
        • Mengeraskan bacaan dalam shalat gerhana
      • Bacaan shalat Al-Fatihah dalam shalat istisqo’
        • Bacaan yang disunnahkan setelah Al-Fatihah dalam shalat istisqo’
        • Mengeraskan bacaan setelah Al-Fatihah dalam shalat istisqo’
      • Bacaan setelah Al-Fatihah dalam shalat tarawih dan witir
        • Kadar bacaan yang disunnahkan setelah Al-Fatihah dalam shalat tarawih dan witir
        • Bacaan yang disunnahkan dalam shalat witir
        • Mengeraskan bacaan bacaan dalam shalat tarawih dan shalat witir
      • Bacaan setelah Al-Fatihah dalam shalat jenazah
        • Hukum bacaan setelah A-Fatihah dalam shalat jenazah
        • Mengeraskan bacaan setelah Al-Fatihah dalam shalat jenazah

Hukum-Hukum Khusus Bagi Munfarid Tentang Bacaan Setelah Al-Fatihah

  • Bacaan setelah Al-Fatihah pada dua rakaat shalat fajar
    • Kadar bacaan setelah Al-Fatihah pada dua rakaat rakaat shalat fajar menurut fuqoha yang menghukumi sunnah
    • Mengeraskan dan memelankan bacaan dalam shalat-shalat sunnah pada singa hari yang tidak di syari’atkan berjamaah
    • Mengeraskan dan melemahkan bacaan dalam dalam shalat-shalat sunnah malam hari yang tidak disyariatkan berjamaah
    • Mengeraskan dan melemahkan bacaan dalam shalat-shalat sunnah malam hari yang tidak disyariatkan berjamaah
    • Bacaan yang disunnahkan dalam dua rakaat Thawaf

MEMBACA, MENULIS, DAN MENGAJARKAN AL-QUR’AN

Membaca Isti’adzah

  • Hukum isti’adzah (membaca Ta’awudz) sebelum membaca Al-Qur’an
  • Hukum mengulangi isti’adzah ketika bacaan Al-Qur’an di pertengahan surat
  • Mengulangi basmallah di setiap membaca surat

Membaca Basmallah

  • Hukum membaca basmallah  sebelum membaca Al-Qur’an
  • Hukum membaca tatkala memulai bacaan Al-Qur’an di pertengahan surat
  • Mengulangi basmallah di setiap membaca surat

Membaca Al-Qur’an Dengan Tartil

  • Membaca Al-Qur’an dengan tartil
  • Memperbagus bacaan Al-Qur’an
  • Melagukan bacaan Al-Qur’an

Membacakan Al-Qur’an Untuk Orang Yang Sekarat Dan Meninggal

  • Membacakan Al-Qur’an untuk orang yang sekarat
  • Membacakan Al-Qur’an untuk orang mati sebelum dikuburkan
  • Membacakan Al-Qur’an untuk orang mati ketika dikuburkan
  • Membaca Al-Qur’an di kuburan
  • Membaca Al-Qur’an di upacara pemakaman
  • Apakah pahala membaca Al-Qur’an sampai pada si mayit

Membaca Al-Qur’an Secara Bersama-Sama

  • Membaca AL-Qur’an bersama-sama
  • Memr’baca Al-Qur’an dengan bergantian

Mengkhatamkan Al-Qur’an Dan Sunnah-Sunnahnya

  • Rentang waktu mengkhatamkan Al-Qur’an
  • Batas waktu mengkhatamkan Al-Qur’an
    • Waktu yang di sunanahkan untuk mengkhatamkan Al-Qur’an
    • Hal-hal yng dilakukan ketika selesai mengkhatamkan Al-Qur’an
    • Berdo’a ketika mengkhatamkan Al-Qur’an
    • Mengundang keluarga dan teman ketika mengkhatamkan Al-Qur’an
    • Mengulang surat Al-Ikhlas ketika mengkhatamkan Al-Qur’an
    • Berpuasa ketika mengkhatamkan Al-Qur’an
    • Melanjutkan dalam menkhatamkan Al-Qur’an dengan khataman berikutnya
      • Menyambung khatam Al-Qur’an

Hukum-Hukum Lain Yang Berkaitan Dengan Membaca Al-Qur’an

  • Adab membaca Al-Qur’an
  • Manakan yang utama membaca Al-Qur’an dengan Jahr (keras) atai sir (lirih)
  • Manakah yang lebih utama membaca Al-Qur’an dengan mushaf atau hafalan
  • Mempermainkan Al-Qur’an
  • Membaca Al-Qur’an ketika berthawaf
  • Membuka dan menutup majelis dengan bacaan Al-Qur’an
  • Membaca shadaqallahul ‘adhim setelah membaca Al-Qur’an
  • mencium mushaf setelah membaca Al-Qur’an

Hukum-Hukum Yang Berkaitan Dengan Penulisan Al-Qur’an

  • Hal-hal yang harus dijaga ketika menulis Al-Qur’an
    • Menulis ayat dan menggantunkanya di dinding atau semisalnya
    • Non muslim menulis Al-Qur’an
    • Menulis Al-Qur’an dengan benda najis
    • Menerjemahkan Al-Qur’an
      • Menerjemahkan Al-Qur’an secara lafdhiyah (kata per kata)
      • Menrjemahkan Al-Qur’an secara maknawi
      • Syarat-syarat penerjemah Al-Qur’an

Belajar Dan Mengejarkan Al-Qur’an

  • Mempelajari Al-Qur’an bagi setiap muslim
  • Mengajarkan Al-Qur’an kepada kaum muslimin
  • Mengajarkan Al-Qur’an kepada non muslim

SUJUD TILAWAH

Hukum, jumlah (ayat), dan tempat sujud tilawah

  • Hukum sujud tilawah
    • Hukum sujud tilawah bagi yang membaca Al-Qur’an (ayat sajadah)
    • Hukum sujud tilawah bagi yang mendengarkan Al-Qur’an (ayat sajadah)
    • Syarat membaca ayat sajadah sehingga yang mendengarnya disyariatkan untuk bersujud bersamanya
    • Hukum sujud tilawah bagi yang mendengar (ayat sajadah) tanpa sengaja atau sami’
    • Jumlah ayat sajadah dan tempat-tempatnya
    • Perincian pendapat mengenai ayt-ayat sajadah yang diperselisihkan
      • Ayat sajadah pertama dalam surat Al-Hajj
      • Ayat sajadah kedua dalam surat Al-Hajj
      • Ayat sajadah pada surat Shad
      • Ayat sajadah pada surat-surat Mufashshal
      • Tempat-tempat sujud sajadah dalam Al-Qur’an
        • Tempat-tempat ayat sajadah yang disepakati untuk sujud tilawah dan tempat-tempatnya
        • Letak ayat sajadah yang disepakati untuk sujud tilawah namun  diperselisihka tempatnya
          • Letak ayat sajadah surat An-Naml
          • Letak ayat sajadah surat Fushillat
          • Ayat sajadah yang diperselisihkan untuk sujud tilawah namun disepakati tempatnya
            • Ayat sajadah pertama surat Al-Hajj
            • Ayat sajadah kedua surat Al-Hajj
            • Ayat sajadah surat An-Najm dan Al-‘Alaq
            • Ayat sajadah yang diperselisihkanuntuk sujud tilawah dan tempatnya
              • Letak ayat sajadah surat Shad
              • Letak ayat sajadah surat Al-Insyiqoq

Hukum-Hukum Seputar Sujud Tilawah

  • Hukum-hukum seputar sujud tilawah di dalam dan di luar shalat
  • Bacaan yang disunahkan ketika sujud tilawah
  • Sujud tilawah diatas kendaraan
  • Mencukupkan membaca ayat sajadah saja
  • Tidak melanjutkan bacaan ayat sajadah saat membaca Al-qur’an
  • Sujud ketika membaca atau mendengar terjemahan ayat sajadah
  • Sujud tilawah dalam shalat
  • Hukum sujud tilawah dalam shalat jahriyah bagi imam
  • Hukum membaca ayat sajadah dalam shalat sirriyah bagi imam
  • Hukum sujud tilawah dalam shalat sirriyah bagi imam (menurut fuqoha yang memakruhkan bacaan ayat sajadah  bagi imam dalam shalat sirriyah)
  • Takbir ketika sujud dan bangkit dari sujud
  • Mengangkat kedua tangan ketika sujud dan bangkit dari sujud tilawah
  • Mengganti sujud tilawah dalam shalat dengan rukuk
  • Sujud tilawah bagi makmum jika membaca ayat sajadah
  • Mengulangi sujud tilawah ketika mengulangi bacaan ayat sajadah dalam shalat
  • Sujud tilawah bagi makmum ketika mendengar ayat sajadah yang tidak berasal dari imam
  • Sujud tilawah diluar shalat
  • Syarat sujud tilawah
  • Berdiri terlebih dahulu sebelum sujud tilawah bagi yang duduk
  • Takbir ketika sujud tilawah
  • Takbiratul ihram ketika sujud tilawah
  • Takbir ketika sujud dan bangkit dari sujud tilawah
  • Menangkat kedua tangan ketika takbir untuk sujud dan bangkit dari sujud tilawah
  • Mengganti sujud tilawah dengan rukuk
  • Tasyahud setelah sujud tilawah
  • Salam setelah sujud tilawah
  • Hukum shalat setelah sujud tilawah
  • Jumlah salam menurut fuqoha yang berpendapat disyariatkan salam
  • Mengulangi sujud tilawah ketika mengulangi bacaan ayat sajaadah
  • Membaca ayat sajadah kemudia sujud tilawah ketika khutbah di atas mimbar
  • Sujud tilawah pada waktu-waktu yang dilarang shalat

HUKUM-HUKUM TARKAIT AL-QUR’AN DALAM AKAD, HAD, DAN SUMPAH

Hukum Yang Berkaitan Dengan Al-Qur’an Dalam Masalah Akad

  • Hukum-hukum yang berkaitan dengan Al-Qur’an dalam masalah jual beli
  • Menjual mushaf kepada orang muslim
  • Menjual mushaf kepada orang kafir
  • Hukum-hukum yang berkaitan dengan Al-Qur’an dalam masalah pegadaian
  • Menggadaikan mushaf kepada orang muslim
  • Menggadaikan mushaf kepada orang kafir
  • Hukum-hukum yang berkaitan dengan Al-Qur’an dalam masalah sewa-menyewa\ijarah
  • Menyewakan mushaf
  • Upah dari menghafal Al-Qur’an
  • Jasa menulis Al-Qur’an dan upah darinya
  • Hukum-hukum berkaitan dengan Al-Qur’an dalam masalah pinjam-meminjam
  • Meminjamkan mushaf kepada orang muslim
  • Meminjamkan mushaf kepada orang non muslim
  • Hukum yang berkaitan dengan Al-Qur’an dalam masalah wakaf
  • Mewakafkan Al-Qur’an kepada orang muslim
  • Mewakafkan Al-Qur’an kepada non muslim
  • Hukum yang berkaitan dengan Al-Qur’an dalam masalah wasiat
  • Mewasiatkan mushaf kepada orang muslim
  • Mewasiatkan mushaf kepada non muslim
  • Hukum-hukum berkaitan yang berkaitan dengan Al-Qur’an dalam masalah akad nikah
  • Mengajarkan Al-Qur’an sebagai mahar
  • Ayat Al-Qur’an yang disyariatkan untuk dibaca ketika khutbah nikah
  • Membaca Al-fatihah ketika akad nikah

Hukum Yang Berkaitan Dengan Al-Qur’an Dalam Masalah Had Dan Sumpah

  • Hukum yang berkaitan dengan Al-Qur’an dalam masalah had pencurian
  • Potong tangan karena mencuri mushaf
  • Potong tangan karena mencuri mushaf yang diberi hiasan (emas atau perak) menurut fuqoha yang berpendapat tidak ada potong tangan karena mencuri mushaf
  • Hukum yang berkaitan dengan Al-Qur’an dalam masalah sumpah
  • Bersumpah dengan Al-Qur’an, sebagianya, atau dengan mushaf
  • Bersumpah dengan hak (kebenaran) Al-Qur’an
  • Kafarah orang bersumpah dengan Al-Qur’an, sebagianya, dengan mushaf, atau dengan hak keduanya jika mengingkarinya
  • Memperkuat sumpah dengan meletakkan tangan di atas mushaf

 

Jazahullahu khoiron kepada Akh Najah atas bantuan pengetikannya.

Berburu dengan Senapan?


Kesimpulannya:

  1. Hukum berburu diperbolehkan syariat Islam
  2. Bururan yang mati karena katapel hukumnya haram
  3. Buruan yang mati karena senapan halal hukumnya apabila telah memenuhi syarat-syaratnya
  4. Pentingnya mengetahui gambaran permasalahan terlebih dahulu sebelum menghukuminya.

Penjelasan lebih lanjut dapat dilihat di artikel Berburu dengan Senapan, Halalkah?!, oleh Ustadz Abu Ubaidah Yusuf bin Mkhtar As-Sidawi, dalam Majalah Al-Furqon edisi 4 tahun kesebelas.