Lima Tips Hafal Alquran dari Imam Masjidil Haram


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menghafal kitab suci Alquran merupakan hal yang paling mulia. Selain memiliki banyak keutamaan di akhirat, Allah juga berjanji akan meninggikan derajat mereka yang hafal Alquran dibanding para hamba-Nya yang lain.

Imam Masjid Nabawi, Syaikh Sa’ad Al Ghamidi memberikan lima tips yang harus diperhatikan bagi penghafal Alquran. Tips tersebut harus diperhatikan, khususnya bagi orang yang sama sekali tak bisa berbahasa Arab. Pertama, harus mempunyai tujuan yang jelas. “Teman-teman Indonesia harus memiliki tujuan yang jelas, apa tujuan antum menghafal Alquran,” katanya, Ahad (31/3) malam.

Kedua, ujar Sa’ad, harus ada lembaga yang menyelenggarakan program menghafal Alquran. Lembaga ini berfungsi untuk mengkoordinasi mereka yang ingin menghafal Alquran agar nantinya tidak patah dan berhenti di tengah jalan.

Ketiga, harus ada metode yang digunakan dan tak asal begitu saja. Jika memang ingin sungguh-sungguh, maka mesti ada metode yang dipakai. “Metode yang digunakan harus efektif dan bisa digunakan bagi seluruh kalangan. Sebab, kemampuan masing-masing orang dalam menghafal berbeda-beda. Ada yang bisa menghafal satu halaman per hari, namun ada juga yang hanya bisa menghafal satu ayat saja per hari,” jelasnya.

Keempat, harus ada mu’allim (guru) yang menjadi rujukan dan mempunyai kemampuan membaca Alquran dengan baik dan benar. “Jadi mu’allim harus dilihat juga, apakah bacaannya fasih? Apakah hafalan Alqurannya baik? Apakah dia bisa menjadi qudwah (tauladan) dari kepribadian dan akhlaknya? Jadi memang diperlukan seleksi yang ketat dalam menentukan mu’allim itu,” jelas Syaikh.

Kelima, harus ada follow-up setelah menyelesaikan hafalan Alquran. Jadi, mereka yang telah merampungkan hafalan Alquran mereka tidak dibiarkan begitu saja. “Bagi sebahagian madrasah Tahfidz Alquran hanya menfokuskan santrinya bagaimana mencetak para hafiz Quran. Namun yang tak kalah pentingnya, apa yang akan mereka lakukan setelah mereka menjadi hafiz Quran?” paparnya.

Sumber: Republika.Co.Id

Advertisements

Kendala Menghafal Ayat-ayat yang Mirip dalam Al-Quran


Bagi Anda yang pernah atau sedang menjalani aktivitas menghafal Al-Quran, tentu pernah menghadapi kendala dalam menghafal ayat-ayat yang mirip. Bagitu juga dengan penulis yang masih dikatakan pemula dalam aktivitas tersebut. Dengan mencanangkan harapan untuk mengkhatamkan hafalan -semoga Allah memudahkan dan senantiasa meluruskan niat semata-mata menggapai ridho-Nya, penulis berupaya mencari solusi menghadapi kendala tersebut.

Para masyayikh yang telah menulis kitab tentang metode menghafal Al-Quran pun sering menekankan tentang ayat-ayat mutasyabih (mirip) dalam Al-Quran. Sejauh pengetahuan penulis, risalah karya رولا أحمد ممتاز دعدوش yang berjudul المتشابهات في القرآن الكريم adalah risalah yang sangat membantu dalam memecahkan kendala tersebut.

Silakan di download di link berikut: المتشابهات في القرآن الكريم

Semoga bermanfaat.